Blog

  • Cegah Potensi Gesekan antar Pendukung, Polda Jabar Himbau Bobotoh Persija VS Persib Jaga Kondusifitas

    Polda Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah pengamanan untuk mengantisipasi pertandingan Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan, pihaknya akan melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan Jawa Barat dengan wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Penyekatan akan dilakukan di antaranya oleh Polres Karawang dan Polres Bogor. Pengamanan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi adanya mobilisasi suporter Persib maupun Persija menuju Jakarta.
    Selain di jalur perbatasan, kepolisian juga akan melakukan penyekatan bersama pengurus Bobotoh dan Jakmania di sejumlah titik keberangkatan. Lokasi yang menjadi perhatian antara lain stasiun, terminal bus di wilayah Bandung, serta tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi titik berkumpulnya suporter.

    Menurut Kombes Hendra, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah keberangkatan suporter secara berkelompok menuju Stadion GBK.
    Polda Jabar juga mengantisipasi keberangkatan pemain Persib Bandung menuju Jakarta. Pengawalan terhadap rombongan pemain akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Polda Metro Jaya.

    “Antisipasi/monitor keberangkatan pemain Persib Bandung ke Jakarta dengan lakukan pengawalan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya,” ujarnya, Jum’at (11/9/2026)

    Di sisi lain, kepolisian akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan melibatkan pengurus Bobotoh dan Jakmania. Pertemuan dengan kedua kelompok suporter akan dilakukan untuk menyampaikan pernyataan yang dapat menyejukkan situasi menjelang pertandingan.

    “Laksanakan pertemuan dengan pengurus Bobotoh dan Jakmania dengan memberikan statement yang menyejukkan semua pihak,” kata Kombes Hendra.

    Polda Jabar juga mendorong pelaksanaan nonton bareng (nobar) di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut akan digelar bersama unsur Muspida dengan menyediakan hadiah atau doorprize bagi masyarakat yang mengikuti nobar.

    Meski pertandingan disaksikan melalui kegiatan nobar di daerah masing- masing, pengamanan tetap akan dilakukan. Polisi akan mengantisipasi situasi sebelum maupun setelah pertandingan, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya pendukung Persib dan Persija.

    “Laksanakan nobar bersama Muspida dengan memberikan hadiah-hadiah doorprize di wilayah masing-masing,” ujarnya.

    Selain itu, perhatian khusus diberikan terhadap potensi mobilisasi suporter Viking atau pendukung Persib dan Jakmania sebagai pendukung Persija di wilayah Karawang dan Bogor.

    Polda Jabar akan melakukan penebalan personel di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi pergerakan suporter yang hendak menuju GBK. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya pertemuan massa suporter dalam jumlah besar yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. “Antisipasi mobilisasi suporter Viking (Persib) dsgģ0 Jakmania (Persija) di wilayah Karawang dan Bogor menuju ke Gelora Bung Karno dengan lakukan penebalan personel di wilayah perbatasan,” tuturnya.

    Dengan sejumlah langkah tersebut, Polda Jabar berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, baik di wilayah Jawa Barat maupun selama berlangsungnya pertandingan Persija VS Persib di Jakarta.

    Bandung, 11 September 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kasus Kekerasan Seksual & Penyanderaan di Bandung Lengkap (P21), Pelaku Diserahkan ke Kejaksaan

    Kota Bogor-Penyidik Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Barat resmi menyerahkan tersangka Taufik Hidayat (30) beserta barang bukti (pelimpahan Tahap II) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung pada Selasa (8/9/2026).

    Penyerahan ini dilakukan setelah berkas perkara kasus dugaan kekerasan seksual, penganiayaan berat, dan penyanderaan tersebut dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan.

    Aksi keji buruh harian lepas asal Nagreg tersebut diketahui terjadi pada Juni 2026 di kawasan Jalan Raya Cinunuk, Kp. Cijambe, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dengan korban seorang wanita bernama Yuvita Tri Rezeki.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H membenarkan bahwa proses penyidikan oleh Ditres PPA dan PPO Polda Jabar telah tuntas.

    “Berkas perkara atas nama tersangka Taufik Hidayat sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung sesuai surat tertanggal 31 Agustus 2026. Hari ini, Selasa 8 September 2026, penyidik melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II ke Kejari Kabupaten Bandung di Baleendah,” kata Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (8/9/2026)

    Kombes Pol. Hendra menjelaskan, sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, tersangka telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tim medis Polda Jabar.

    “Terhadap tersangka Taufik Hidayat telah dilakukan pemeriksaan kesehatan di Klinik Polda Jabar pada Senin, 7 September 2026, dan hasilnya yang bersangkutan dinyatakan dalam kondisi sehat,” ujar Kombes Hendra.

    Atas perbuatan keji yang dilakukannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Tersangka disangkakan Pasal 13 jo Pasal 15 ayat (1) huruf e UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) terkait perbudakan seksual dan pemberatan pidana, serta Pasal 451 (Penyanderaan), Pasal 468 ayat (1) (Penganiayaan Berat), Pasal 126 (Perbarengan Pidana), dan Pasal 23 (Pengulangan Tindak Pidana) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    “Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman berat mengingat adanya pasal perbarengan dan pengulangan tindak pidana, serta pelanggaran terhadap UU TPKS,” tegas Hendra.

    Selain menyerahkan tersangka, pihak penyidik turut menyerahkan sejumlah barang bukti penting yang disita selama proses penyidikan.

    Barang bukti tersebut di antaranya 1 buah golok tanpa gagang sepanjang 30 cm, 1 buah golok beserta sarung cokelat, pemantik api berbentuk pistol, 1 unit sepeda motor Yamaha NMAX (D-4417-YDA), foto kondisi korban sebelum dan sesudah penganiayaan, serta flashdisk berisi rekaman CCTV dari lokasi kejadian dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

  • Berkas Perkara Lengkap, Kasus Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Segera Disidangkan

    Kota Bogor-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung menyatakan berkas perkara penyidikan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual dengan tersangka Taufik Hidayat Bin Tata telah lengkap atau P-21. Kepastian hukum ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan Nomor B-3561/M.2.19/Eoh.1/08/2026 yang diterbitkan Kejari Kabupaten Bandung.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H membenarkan bahwa pihak penyidikan Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Jabar telah menerima pemberitahuan resmi mengenai kelengkapan berkas tersebut.

    “Kami sudah menerima surat P-21 dari Kejari Kabupaten Bandung terkait penyidikan perkara atas nama tersangka Taufik Hidayat Bin Tata. Penyidik Ditres PPA dan PPO siap melimpahkan tersangka beserta barang bukti ke kejaksaan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (8/9/2026).

    Dalam perkara ini, tersangka dijerat pasal berlapis. Taufik disebutkan melanggar Pasal 13 Jo Pasal 15 ayat (1) huruf e UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Selain itu, tersangka juga disangkakan melanggar Pasal 451 Jo Pasal 126 ayat (2) serta Pasal 468 ayat (1) Jo Pasal 126 ayat (2) Jo Pasal 23 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang- Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Pelimpahan tahap dua yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polda Jabar kepada Penuntut Umum Kejari Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung sesuai mekanisme serta tenggat waktu yang ditentukan dalam perundang – undangan.

  • Kabid Humas Polda Jabar : Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Keji, Jangan Sampai Terulang

    Kota Bogor-Penyidik Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Jawa Barat bersiap melimpahkan tersangka Taufik Hidayat Bin Tata beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung. Langkah ini dilakukan setelah pihak kejaksaan resmi menyatakan berkas perkara penyidikan kasus dugaan kekerasan seksual tersebut lengkap atau P-21.

    Kepastian pelimpahan ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H, Pihaknya menyatakan telah menerima surat pemberitahuan dari kejaksaan tertanggal 31 Agustus 2026 yang diterima resmi pada 7 September 2026.

    “Surat P-21 dari Kejari Kabupaten Bandung sudah kami terima. Penyidik siap menindaklanjuti proses hukum selanjutnya, yaitu pelimpahan tanggung jawab atas tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum,” kata Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (8/9/2026).

    Kombes Hendra menambahkan, proses pelimpahan tahap dua yang mencakup penelitian barang bukti serta penyerahan tersangka akan dilakukan di Kantor Kejari Kabupaten Bandung sesuai petunjuk kejaksaan dan aturan perundang- undangan yang berlaku.

    Taufik Hidayat Bin Tata terancam hukuman berat dengan pasal berlapis. Ia disangkakan melanggar Pasal 13 Jo Pasal 15 ayat (1) huruf e UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta dipadukan dengan Pasal 451 Jo Pasal 126 ayat (2) dan Pasal 468 ayat (1) Jo Pasal 126 ayat (2) Jo Pasal 23 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    Kabid Humas Polda Jabar mengatakan pelajaran yang berharga dari kasus penganiayaan dan penyekapan oleh Taufik Hidayat jangan sampai terulang dan terjadi pada lainnya.

  • ANTISIPASI DEBU VULKANIK, SATLANTAS POLRESTA BOGOR KOTA TURUN KE JALAN BAGIKAN MASKER GRATIS

    BOGOR – Ancaman debu vulkanik tak hanya menjadi perhatian di kawasan sekitar gunung api. Di tengah aktivitas masyarakat Kota Bogor yang tetap berlangsung, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota memilih bergerak cepat dengan turun langsung ke jalan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan, Minggu (6/9/2026).

    Satu per satu pengendara sepeda motor, pengemudi mobil hingga masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka menjadi sasaran petugas. Masker diberikan sebagai langkah preventif sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat di tengah potensi dampak debu vulkanik yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Krakatau.

    Tak sekadar membagikan masker, personel Satlantas juga menyampaikan edukasi dan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

    Polisi Tak Hanya Atur Lalu Lintas

    Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Robby Rachman mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran polisi yang tidak hanya berorientasi pada keamanan dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

    “Kami tidak ingin masyarakat hanya fokus pada aktivitas sehari-hari tanpa memperhatikan kondisi lingkungan. Karena itu, kami mengambil langkah preventif dengan membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar tetap waspada dan menjaga kesehatan,” ujar Robby.

    Menurutnya, pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, merupakan kelompok yang cukup banyak terpapar kondisi udara saat beraktivitas di jalan. Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan debu maupun partikel di udara.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, khususnya apabila kondisi udara kurang baik. Masyarakat juga tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi yang berwenang,” katanya.

    Dari Jalan Raya, Pesan Kewaspadaan Disampaikan

    Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara yang menerima masker langsung mengenakannya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi pesan bahwa upaya menjaga keselamatan masyarakat dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan langsung menyentuh kebutuhan warga.

    Satlantas Polresta Bogor Kota memastikan akan terus mengedepankan kegiatan preventif dan humanis sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

    Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta terus memantau perkembangan kondisi Gunung Krakatau melalui sumber resmi pemerintah dan instansi terkait.

    Di tengah aktivitas jalan raya yang tak pernah berhenti, pesan Satlantas Polresta Bogor Kota pun sederhana: tetap beraktivitas, tetap waspada, dan jangan abaikan kesehatan.

  • Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

    PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran

    Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi warga rentan sekaligus mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara institusi Polri, Bhayangkari, dan masyarakat setempat.

    Rangkaian acara diawali dengan penyambutan hangat kedatangan Kapolda Jabar beserta rombongan Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar dan pengurus Bhayangkari Daerah Jabar di Mako Polres Pangandaran. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pangandaran, jajaran PJU Polres Pangandaran, serta para Kapolsek.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar memberikan arahan singkat kepada seluruh personel Polres Pangandaran mengenai pentingnya menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) serta terus mengedepankan pelayanan yang ramah dan humanis kepada warga.

    Acara inti diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa ratusan paket sembako Bantuan ini diserahkan Oleh Ketua Cabang Bhayangkari Jabar secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat yang terdiri dari Masyarakat di kampung nelayan di Pangandaran.

    Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan sesi ramah tamah dan foto bersama antara pejabat, personel kepolisian, serta masyarakat penerima manfaat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

    Melalui bakti sosial ini, Polri dan Bhayangkari berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat Pangandaran, sekaligus menegaskan komitmen institusi kepolisian yang peduli, pengayom, dan senantiasa mengabdi untuk masyarakat.

  • Kapolda Jabar Kunjungi Objek Wisata Grand canyon Pastikan Keamanan wisatawan

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. melaksanakan pengecek

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. melaksanakan pengecekan keamanan di kawasan wisata Green Canyon, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jabar didampingi langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K. bersama jajaran personel Polres Pangandaran.

    Pengecekan dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan wisata yang menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Pangandaran.

    Kapolda Jabar meninjau secara langsung kondisi kawasan wisata sekaligus melihat kesiapan personel kepolisian dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat maupun wisatawan.

    Kehadiran jajaran kepolisian di kawasan wisata menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta kejadian yang dapat membahayakan keselamatan wisatawan.

    Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari turut memastikan personel di lapangan melaksanakan tugas secara optimal, terutama dalam memberikan pelayanan, pengamanan dan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata.

    Polres Pangandaran terus meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan di sejumlah destinasi wisata, termasuk Green Canyon, seiring tingginya aktivitas masyarakat dan wisatawan di wilayah Kabupaten Pangandaran.

    “Keamanan kawasan wisata merupakan salah satu perhatian utama jajaran Polres Pangandaran.” ujar Kapolda Jabar

    “Polres Pangandaran siap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat serta wisatawan. Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu memperhatikan keselamatan, mematuhi aturan yang berlaku dan mengikuti arahan petugas maupun pengelola wisata,” ujar AKBP Ikrar Potawari.

    Pengecekan yang dilakukan Kapolda Jabar menjadi bentuk komitmen Polri dalam memastikan kawasan wisata di Kabupaten Pangandaran tetap aman, tertib dan kondusif.

    Polres Pangandaran juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta keselamatan selama berada di kawasan wisata Green Canyon Pangandaran.

  • Kapolda Jabar Hadiri Undangan Pangandaran Air Show 2026

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menghadiri undangan kegiatan Pangandaran Air Show 2026 yang digelar di Susi International Beach Strip, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan kedirgantaraan bergengsi ini diselenggarakan bersama tokoh nasional sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014–2019, Susi Pudjiastuti.

    ​Turut hadir dalam acara pada hari ini sejumlah pejabat tinggi, tokoh penting, dan jajaran Forkopimda. Di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat, Irjen Kemenimipas Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolri periode 2011–2013 Komjen Pol. (Purn) Drs. Nanan Soekarna, serta Komandan Lanud (Danlanud) Wiriadinata Tasikmalaya.

    ​Dari jajaran Forkopimda Kabupaten Pangandaran, hadir secara langsung Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., beserta Dandim 0625/Pangandaran. Acara ini juga mengundang antusiasme para pengusaha kedirgantaraan Indonesia yang turut meramaikan dan mendukung jalannya kegiatan.

    ​Kehadiran Kapolda Jabar beserta seluruh jajaran kepolisian dan pejabat terkait menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan penerbangan sekaligus event pariwisata berskala nasional di wilayah hukum Polres Pangandaran.

    ​Pangandaran Air Show 2026 merupakan kegiatan yang digagas oleh Susi Air dan berlangsung selama 4–6 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 60 pesawat dan paramotor dari berbagai organisasi, klub, serta komunitas penerbangan di Indonesia.

    ​Pada acara utama Sabtu (5/9/2026), masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan berbagai atraksi udara, termasuk pertunjukan aerobatik dan manuver penerbangan lainnya yang dilakukan oleh pilot serta atlet profesional.

    ​Selain atraksi udara, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Joy Flight yang dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB serta Public Walkaround pada pukul 17.00 WIB, sehingga masyarakat dapat melihat pesawat-pesawat tersebut dari jarak dekat.

    “​Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyelenggara, dan seluruh tokoh yang hadir diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan masyarakat.” ujar Kapolda Jabar.

    ​Pangandaran Air Show 2026 tidak hanya menjadi ajang edukasi untuk memperkenalkan dunia penerbangan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mendorong sektor pariwisata dan perekonomian lokal. Selama kegiatan berlangsung, jajaran Polres Pangandaran bersama unsur terkait terus bersiaga melakukan pengamanan maksimal guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif

  • Kapolda Jabar Kunjungan Kerja ke Polres Pangandaran, Tekankan Personil Pahami Permasalahan Masyarakat

    Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026).

    Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda Kapolda Jabar dalam meninjau secara langsung jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat, sekaligus melihat kondisi serta dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di masing-masing wilayah hukum.

    Kedatangan Kapolda Jabar disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Pangandaran.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jabar melakukan silaturahmi dan memberikan arahan kepada jajaran Polres Pangandaran terkait pelaksanaan tugas kepolisian, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta pemeliharaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Polda Jawa Barat dengan Polres Pangandaran dalam menghadapi berbagai dinamika kamtibmas, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik sebagai daerah tujuan wisata.

    Kapolda Jabar menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat serta kemampuan personel dalam memahami persoalan dan kebutuhan masyarakat secara langsung. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif dan humanis.

    Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan bahwa jajaran Polres Pangandaran siap menindaklanjuti setiap arahan dan kebijakan pimpinan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

    Kunjungan kerja Kapolda Jabar di Polres Pangandaran diharapkan semakin memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme personel, serta memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

    Dengan terjalinnya koordinasi yang baik, Polres Pangandaran berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga Kabupaten Pangandaran tetap aman, tertib dan kondusif.

  • pelatihan paham ai polresta bogor kota

    Polresta Bogor Kota menggelar Pelatihan Paham Artificial Intelligence (AI) bagi siswa-siswi SMA/SMK di Kota Bogor sebagai upaya meningkatkan literasi digital generasi muda. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dan bergantian di berbagai sekolah agar dapat menjangkau lebih banyak pelajar.

    Dalam pelatihan, Ipda Gerry Ramdhani bersama Tim Trainer memberikan materi mengenai pengenalan AI, manfaat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, dunia pendidikan, serta perkembangan teknologi digital. Para siswa juga dibekali pemahaman tentang penggunaan AI secara bijak, aman, bertanggung jawab, dan beretika untuk mendukung proses belajar, meningkatkan kreativitas, serta mengolah informasi.

    Selain membahas manfaat AI, peserta juga diedukasi mengenai risiko penyalahgunaan teknologi, seperti penyebaran hoaks, manipulasi informasi, dan potensi kejahatan di ruang digital. Melalui program ini, Polresta Bogor Kota berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas digital, kritis, kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi AI secara positif dan produktif.